POSISI STRATEGIS INDONESIA SEBAGAI "POROS" MARITIM DUNIA...
Selamat datang. Ini bukan sebuah rangkuman yang disuruh oleh seorang guru, juga bukan sebuah konspirasi dari sebuah kebohongan. Ini apa yang saya ketahui dan apa yang saya mengerti tentanh POSISI STRATEGIS INDONESIA SEBAGAI "POROS" MARITIM DUNIA.
Indonesia... dulu dikenal dengan NUSANTARA, terkenal dengan armada lautnya. Kekuatan utama setiap kerajaan di Nusantara mayoritas ada di laut. Hampir semua bagian kehidupan di Nusantara dekat dengan air. Indonesia di tempatkan oleh alam semesta di tengah tengah 4 arus kehidupan, 2 benua : Asia dan Australia dan 2 : Pasifik dan hindia samudra - mengapit surga ini. Luas Indonesia sekitar 1.905.000 km persegi dan 2/3 nya adalah laut. Kita punya 13.466 pulau yang tersebar di 99.093 garis pantai kita. Indonesia juga memiliki karakteristik. Ada 2 karakteristik, yaitu Wilayah Daratan dan Perairan. Wilayah Daratan yang menghasilkan Jalur Pegunungan, membentuk rangkaian Kepulauan, dan jalur patahan yang menyebabkan gempa. Berbeda dengan Wilayah Perairan, kalo Perairan menggunakan karakteristik Zona, kayak Zona Neritik dan Oseanik.
Sekarang masuk ke dalam hal yang agak sensitif... KEKAYAAN. Kenapa sensitif? Banyak kejanggalan yang menaungi potensi kekayaan perairan Indonesia. Kita kembali ke poten kekayaan perairan Indonesia.
Kembali ke zaman di mana kongsi dagang dari Belanda yang katanya kumpulan pedagang YAHUDI yang menyorot matanya terhadap Nusantara, karena di bagian timur bumi adalah surga dari semua rempah rempah, kongsi tersebut diberi nama VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) . Abad 16, pertama kali Nusantara di injak oleh bangsa adalah bangsa Portugis dan Spanyol tepatnya Maluku ditahun yang berbeda. China pun tak mau kalah, Laksamana Cheng Ho ikut menyebrangi genangan air asin menuju Nusantara. VOC melakukan "penjajahan" perairan mulai dari Aceh, Samudera Pasai, dan seluruh Nusantara pasti ada bendera VOC hampir 2-3 abad.
Waktu berlalu, begitu juga Nusantara menjadi Indonesia. Sekarang Indonesia punya peluang lebih besar di perairan, karena Indonesia punya pemerintah yang TIDAK hanya mewacanakan-seperti zamannya Pak Beye- tetapi turun ke TKP langsung. Dari perdagangan, kekayaan bahari, transportasi dan pariwisata. Termasuk " TOL LAUT" . Ada orang yang bilang, " Tol laut itu hanya wacana di era bapak Ir.H Joko Widodo. Keuntungan tol laut adalah kelancaran perdagangan antar pulau, keamanan perairan dalam Indonesia, dan sebagai jalur transportasi kapal angkut penumpang.
Jangan lupa juga, Indonesia adalah destinasi utama bagi para "bule" untuk menikmati suasana tropis sejati. Bunaken, Bali, Tanah Lot, Raja Ampat, Pantai Sanur, dan masih ada beribu tempat yang eksotis belum di ekspos. Semuanya hanya di Indonesia. SO PLEASE, FOR ALL THE TOURIST IN THE WORLD, COME TO OUR COUNTRY, FEEL THE TROPICAL COUNTRY, AND START LOVING INDONESIA.
MY NAME IS RUBEN, SIGN OUT.